Revolusi Mental
Perubahan pola pikir diperlukan untuk suatu perubahan, berapapun besar energi yang dikeluarkan, berapapun banyak dana yang sudah dihabiskan, namun jika semua sebagai suatu sistem tidak berubah pola pikir dari yang dekstruktif ke pola pikir konstruktif maka semua akan sia-sia.
Selamat Berjuang teman - teman pendamping, kawal dan rubah pola pikir masyarakat dari menjadi transparan, aspiratif, demokrasi, partisatif demi mewujudkan desa yang bener-bener gayeng, guyup, rukun, maju dan berahmat.
Selamat Berjuang, Merdesa....
Sunday, March 26, 2017
REVOLUSI MENTAL
Tuesday, November 1, 2016
Sunday, October 9, 2016
Saturday, June 25, 2016
Pengambilan Raport SD Muhammadiyah 6 Genteng
Hari Sabtu, tanggal 22 Juni 2016, pengambilan raport SD Muhammadiyah 6 Genteng atau anak-anak biasa menyebutnya sebagai SD Menteng.
Adam Maliki Ardhie... Sudah Lulus SD dan sudah mulai siap menapaki kehidupan "Naik Level", semangat nak, berkoar sekeras mungkin ...., jadilah icon tersendiri, Dunia ini hanya jalan yang harus bisa kamu menikmati dalam menjalaninya. Jangan pernah menyerah.. ..jangan mudah putus asa, semua " Wes ginaris kabeh, awak dewe sakdermo nglakoni".
Bismillah... Bapak Ibu siap.. dibelakang mu....
Panjatan do'a tiap Malam...
Untuk kalian semua....
Puteri .... Adam..... Faishol......
Mbah kalian merestui.....
Saturday, May 21, 2016
TES MASUK SMP BUSTANUL MAKMUR
Kebahagiaan dan rasa syukur Kehadirat Allah Subhanallahu Wata'ala, serta sholawat dan salam selalu terlumpahkan kepada Nabi Muhammad Shollohu 'alaihi Wassalam....
Anak kedua Adam Maliki Ardhie sudah menginjak SMP, harapan semoga selalu dalam Rohman dan Rokhim Allah, selalu dijaga dan menjadi generasi yang tahan Banting dan siap menghadapi peliknya jaman dan warnanya kehidupan .
Puteri Adam Faishol.... Jagalah diri kalian baik-baik.... Pegang teguh Qur'an dan Hadist jangan kaku dalam hidup, belajar mendengarkan lebih baik daripada banyak omong....
Bismillah do'a selalu buat kalian dari Ayah dan IBU...
Friday, May 13, 2016
SANTUN BERSIKAP Budaya Leluhur
Dalan perjalanan saya di Malang, banyak hal yang menjadi pelajaran berharga buat saya, mulai empati , simpatik, tepo sliro dan banyak istilah jawa yang sudah mulai terkikis pelan dan pasti, bergeser nilai moral dan adab kesopanan. Hal ini tidak bisa dipungkiri dari kondisi masyarakat yang dituntut serba cepat dari semua tatanan, baik tatanan Kota, tatanan pemerintahan, tatanan regulasi namun melupakan tatanan moral yang sudah dibentuk oleh leluhur jawa yang di akui adiluhung nilainya dari berbagai sisi.
Mungkin dan mulai terbukti ramalan joyoboyo bahwa " wong jowo ilang jowone". Dan itu sudah terlihat dari berbagai sudut kehidupan masyarakat.
Saya salah satu orang pinggiran dari sekian banyak orang pinggiran ada rasa resah, masihkah budaya dan etika jawa sing Njawani bisa bertahan.
Semoga kita bisa menjaga dan melestarikan etika jawa sing "Njawani"
----------
Orang pinggiran di Pojok Stasiun